Sumbang Emas Paralayang, Jafro Dipuji Presiden



Sebarkan :


Views: 146

Bogor - Atlet paralayang Indonesia, Jafro Megawanto menambah koleksi emas Indonesia dalam ajang Asian Games 2018. Atlet berusia 22 tahun itu berhasil menjuarai nomor ketepatan mendarat (KTM) perorangan putra, Kamis (23/8).

Jafro mengatakan tidak mengalami hambatan saat melakukan pendaratan terakhirnya. Kata dia, nilai di ronde terakhir sama dengan babak ke sembilan,

"Saya dapat nilai dua, jadi saat mendarat memang tidak ada kendala," ujarnya, Kamis (24/8).

Dalam ronde terakhir, Jafro mampu mendarat dengan mulus dan hampir mendapat nilai sempurna. Pria asal Kota Batu ini mendapat nilai dua pada ronde ke sepuluh.

Raihan nilai itu sendiri dilihat dari pijakan atlet pada pad saat mendarat di titik landing. Bila pijakan saat mendarat semakin mendekati titik nol, artinya nilai yang diraih atlet terbilang baik.

Ia pun mengaku sempat grogi jelang detik-detik dimulainya kejuaraan paralayang Asian Games 2018. Meski begitu Jafro dapat mengatasinya dan tampil meyakinkan sejak awal ronde.

"Awalnya memang ada rasa grogi, tapi kan harus optimis, dan sampai ronde terakhir saya optimis," ungkapnya.

Ia pun merasa bangga atas prestasi yang diraihnya dalam ajang Asian Games 2018 ini. Sebelumnya, Jafro yang merupakan atlet paralayang termuda dari Kontingen Indonesia, juga berhasil membawa Tim Paralayang Indonesia merebut emas untuk kategori KTM beregu putra.

"Ya sangat bersyukur dapat medali emas, saya persembahkan emas ini untuk orang tua, rekan paralayang, dan tentunya masyarakat Indonesia," urainya.

Keberhasilan Jafro menuai pujian dari Presiden Joko Widodo. Dalam akun Facebook, Presiden mengutip bigrafi singkat Jafro.

"Sebelum menjadi atlet paralayang, Jafro Megawanto hanyalah seorang anak muda yang bertugas melipat dan merapikan parasut para atlet," tulis Presiden.

"Setiap hari melihat atlet paralayang, melipat parasut, diam-diam Jafro memendam mimpi untuk menjadi pilot paralayang."

"Hari ini, Jafro Megawanto bahkan meraih lebih dari sekadar mimpi menjadi atlet paralayang. Di venue paralayang di kawasan Gunung Mas Puncak tadi, Jafro meraih medali emas Asian Games 2018 dalam nomor ketepatan mendarat perorangan."

Terpisah, Pelatih Kepala Paralayang Indonesia, Gendon Subandono mengungkapkan bahwa dirinya sejak awal memang menjagokan Jafro. Menurutnya, Jafro adalah juara sejati.

"Secara feeling Jafro menang, saya jagokan dia dari awal," ungkap Gendon bangga.

Ia pun menjelaskan bahwa sejak dimulainya pertandingan paralayang, dirinya terus menekankan kepada setiap atlet untuk selalu menjaga fisik dan mental.

Sementara itu, untuk nomor pertandingan KTM perorangan putri, Indonesia berhasil meraih medali perunggu melalui Rika Wijayanti (24).

Sumber: BeritaSatu.com

Tags:

#AsianGames2018 #AsianGamesXVII