Densus 88 Tangkap Teroris



Sebarkan :


Views: 462

Sukoharjo- Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan seorang terduga teroris Hasbi alias Hisbullah (18) di Jembatan Mojo, Semanggi, Sukoharjo, Selasa (24/10/10).

Usai melakukan penangkapan terhadap Hasby, tim Densus kembali melakukan penyisiran dan penggeledahan sebuah ruko di Jalan Pramuka Dukuh Pabrik RT 01/RW 01 Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, yang lokasinya tidak jauh dari tempat dimana Hasby diamanankan tim Densus.

Terlihat petugas bersenjata lengkap berjaga di sekitar lokasi penggeledahan. Kepala Desa Wirun, Mojolaban, Ery Suseno Wibowo mengatakan, sebelumnya dirinya sudah diberiahu oleh Polsek Mojolaban bahwa akan ada penggeledahan di wilayahnya.

Menurut Kepala Polres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi saat dikonfirmasi soal penggeledahan tersebut membenarkan, dan Polres Sukoharjo hanya mendukung pengamanan saat kegiatan penggeledahan di ruko milik terduga teroris.

Kapolres mengatakan benda benda yang berhasil ditemukan oleh Tim Densus, dibawa untuk barang bukti antara lain dua bendera tulisan Arab warna putih dan hitam, sebilah samurai, satu busur dan anak panah, sebuah laptop, delapan buku jihad, lima keping VCD, pakaian doreng dan sejumlah handphone.

"Saya tidak bisa menjelaskan secara rinci barang yang dibawa, karena itemnya banyak sekali. Namun, lebih jelasnya dapat meminta keterangan ke Densus 88,"katanya.

Penangkapan teroris tidak hanya di Sukoharjo, di beberapa daerah di Indonesia ada 9 orang yang ditangkap terduga teroris.

Kesembilan orang tersebut yaitu adalah Bakri alias Bakri Baroncong dari yang diamankan di Sulawesi Selatan, Yoyok Handoko alias Abu Zaid, Wawan alias Abu Afif, Beni Samsu Trisno alias Abu Ibrohim, Handoko alias Abu Buchori, dan Nanang Kurniawan alias Abu Aisha. Mereka ditangkap polisi di Pekanbaru.

Ada juga Muhammad Khoirudin dan Hasby yang diamankan di Kendal, Jawa Tengah. Untuk penangkapan di Jawa Tengah, polisi mengamankan M Khoirudin sekitar pukul 07.15 WIB yang diduga menjadi penyandang dana kelompok Hendro Fernando yang terkait dengan MIT Poso pada periode 2015-2016, dan juga Hasbi yang diamankan di Jalan Mojolaban Sukoharjo Jawa Tengah, namun belum jelas apa keterlibatannya.

Tags: